Bukittinggi — Semangat baru membuncah di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, khususnya bagi para tenaga kesehatan. Melalui Kepala Dinas Kesehatan, Wali Kota Bukittinggi secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 14 pejabat fungsional tenaga kesehatan pada Selasa (17/03) di Aula Puskesmas Guguak Panjang. Momen ini terasa begitu penting, seakan menjadi peneguhan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Ramli, menyampaikan optimisme bahwa pelantikan ini akan menjadi suntikan kekuatan bagi kinerja dinas yang dipimpinnya. Beliau tak lupa mengapresiasi peran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang telah memfasilitasi segala kebutuhan para tenaga fungsional ini. Lebih lanjut, Ramli menekankan betapa krusialnya kontribusi aktif dari para pejabat fungsional, terutama yang berada pada jenjang Ahli Muda dan Ahli Madya, dalam upaya pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi tolok ukur kualitas pelayanan publik.
Kebutuhan akan penambahan tenaga kesehatan, termasuk untuk Puskesmas Guguk Panjang yang menjadi salah satu garda terdepan, juga turut diangkat. Ramli mendorong agar inovasi menjadi denyut nadi dalam setiap pelaksanaan tugas, bukan sekadar rutinitas.
“Pejabat fungsional tidak hanya menunggu perintah, tetapi harus mampu menjadi mitra strategis bagi Kepala Bidang dengan menghadirkan konsep, inovasi dan kontribusi nyata. Perubahan status jabatan, termasuk Kasubag Tata Usaha menjadi Administrator Kesehatan sesuai regulasi, diharapkan tidak menghambat fungsi manajemen, tetapi justru membuka ruang lebih luas untuk berkreasi dan meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan, ” ujar Ramli, menyiratkan harapan besar pada setiap individu yang dilantik.
Dari 14 pejabat fungsional yang dilantik, tercatat nama Susanti, M.KM sebagai Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya dan Novfatira, SKM, M.Kes sebagai Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya. Keduanya akan memperkuat Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, sebuah area krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Tak ketinggalan, jajaran Administrator Kesehatan Ahli Muda yang dilantik antara lain Yulita Gani, A.Md.Keb, SKM3 (UPTD Puskesmas Plus Mandiangin), Wisrahma Dewi Helmi, SKM (UPTD Puskesmas Rasimah Ahmad), Devira, S.Gz (UPTD Puskesmas Mandiangin), Efnita, SKM (UPTD Puskesmas Nilam Sari), Fibrinel Subarmaga, S.Kep dan Noni Anida, S.Gz (Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan), Gusti Haryati, AMKG, SKM, M.K.M (Bidang Kesehatan Masyarakat), serta Rani Imelda, A.Md.Kep, SKM (UPTD RSUD Kota Bukittinggi). Mereka diharapkan membawa angin segar dalam manajemen pelayanan kesehatan.
Selanjutnya, Yesi Emilia Putri, S.K.M akan mengemban amanah sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama pada Bidang Kesehatan Masyarakat. Kehadiran dua orang Pembimbing Kesehatan Kerja Ahli Muda, Firly Eka Putri, SKM (UPTD Puskesmas Teratai Birugo) dan Rinto, S.Kep (UPTD Puskesmas Plus Mandiangin), juga menambah kekuatan dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di lingkungan kerja.
Sementara itu, Kurnia Savitri, S.Keb dilantik sebagai Bidan Ahli Muda pada UPTD RSUD Kota Bukittinggi. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah langkah strategis yang diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi kesehatan masyarakat Bukittinggi.(**)

Updates.