Bukittinggi — Upaya menumbuhkan budaya literasi terus digalakkan di Kota Bukittinggi. Melalui berbagai kegiatan yang menyasar anak-anak, peran Bunda Literasi dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun generasi cerdas dan berdaya saing di masa depan.
Bunda Literasi Kota Bukittinggi, Yesi Endriani Ramlan Nurmatias, menegaskan Kamis (09/04/2026) via IG, bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk karakter serta pola pikir anak.
“Tak semua pahlawan terlihat di panggung besar. Ada yang hadir lewat cerita, membangun mimpi dari kata demi kata. Literasi adalah jalan bagi anak-anak kita untuk mengenal dunia dan meraih masa depan yang lebih baik, ” ujarnya.
Ia menjelaskan, gerakan literasi perlu melibatkan semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah hingga masyarakat luas. Menurutnya, kebiasaan membaca harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki daya imajinasi, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis yang kuat.
“Peran orang tua sangat penting. Dari rumah, anak-anak mulai dikenalkan dengan buku, cerita, dan nilai-nilai positif. Jika ini dilakukan secara konsisten, kita optimis akan lahir generasi hebat dari Bukittinggi, ” tambahnya.
Kegiatan literasi yang dilakukan tidak hanya sebatas membaca buku, tetapi juga dikemas secara menarik melalui storytelling, permainan edukatif, serta interaksi langsung yang membuat anak-anak lebih antusias.
Dengan semangat kolaborasi, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap gerakan literasi dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak-anak, sehingga cita-cita menciptakan sumber daya manusia unggul dapat terwujud.
“Bunda Literasi hadir untuk anak-anak hebat masa depan. Kita ingin memastikan mereka tumbuh dengan wawasan luas dan karakter yang kuat, ” tutupnya.(**)
|
Baca juga:
MBG, Senyum Ceria Anak Papua Sambut Sekolah
|

Updates.